Blogs

Firewall, Fitur Penting dalam Network Security

Blog Single

Ketika berselancar di internet, pernahkah Anda merasa khawatir dengan laman yang Anda konsumsi dapat mencuri data pribadi Anda? Apakah Anda pernah merasa khawatir ketika mengunjungi sebuah laman di internet dan Anda mencurigainya, Anda cemas perangkat Anda terpapar virus? Jika Anda pernah merasa khawatir, maka patutlah Anda mengetahui tentang keamanan jaringan atau Network Security.

Keamanan jaringan atau Network Security punya andil yang sangat besar dalam menjaga dan mencegah Anda di dunia digital dari serangan ataupun ancaman siber selama Anda menghabiskan waktu di internet. Tentunya, andil yang dimiliki keamanan jaringan menjadi lebih besar, ketika berurusan dengan bisnis (seperti e-commerce, fintech, dsb) yang menjadikan jaringan internet sebagai moda utama produktivitas kerjanya. Sebagai bagian user dari dunia internet, kita semua perlu mencari dan melakukan sebuah tahapan-tahapan untuk mencegah ancaman siber yang dapat merusak atau mengganggu kenyamanan ketika berselancar di internet, baik urusan pribadi maupun bisnis.

Sejak beberapa waktu lalu, sehubungan dengan munculnya seorang hacker dengan nama samaran Bjorka, keamanan di internet menjadi salah satu topik penting. Kemunculan Bjorka pun menyadarkan para pengguna internet yang pada kenyataannya, masih banyak yang menyepelekan kredensial pribadi di dunia digital. Sehingga tak dapat dimungkiri kerugian dan serangan yang dialami oleh para pengguna internet.

Apa itu Firewall

Sebuah strategi yang dapat membantu mencegah ancaman siber adalah dengan memanfaatkan Firewall. Firewall adalah sistem keamanan yang melindungi komputer Anda dari berbagai ancaman di jaringan internet. Dengan kata lain, Firewall bekerja sebagai sekat atau tembok yang membatasi komputer dari jaringan internet. Melalui “tembok api” inilah Anda bisa mengatur data, informasi, dan kegiatan apa yang boleh lalu lalang dari jaringan internet ke komputer dan begitu pula sebaliknya. Firewall menjadi alat atau tools untuk mencegah serta mengatasi ancaman cyber selama menggunakan jaringan internet.

Definisi dari network security sendiri merupakan sebuah aturan dan konfigurasi yang dibuat untuk melindungi integritas, kerahasiaan, maupun ketersediaan jaringan komputer, dan data. Sementara, definisi dari firewall adalah sebuah sistem keamanan yang digunakan untuk meningkatkan keamanan komputer yang terhubung ke internet dari beragam jenis serangan, seperti virusmalware, dan lainnya. Meski faktanya dalam network security terdapat banyak jenis alat atau sistem yang dapat digunakan, firewall menjadi alat yang sering digunakan dalam mencegah ancaman cyber.

Manfaat Firewall

Tugas yang dimiliki oleh Firewall adalah melakukan kontrol maupun memonitoring semua koneksi yang masuk dan keluar dalam jaringan berdasarkan aturan keamanan yang sudah ditetapkan. Firewall berfungsi untuk menghentikan intrusi serta menyediakan metode kebijakan atas kontrol akses yang tidak sah. Seperti sebuah penjaga lalu lintas yang mengatur keamanan di Jalanan, agar tak terjadi kecelakaan baik secara disengaja maupun tidak disengaja.

Manfaatnya dari penggunaan Firewall adalah melindungi komputer kita dari ancaman cyber, seperti akses jarak jauh yang tidak sah. Biasanya oknum tak bertanggung jawab ini ingin mengambil alih kontrol atas akses komputer kita. Dengan firewall, kita bisa memonitor bahkan menonaktifkan akses komputer dari jaringan yang tidak dikenal, sehingga dapat mencegah mereka dalam mengambil alih komputer.

Manfaat yang paling penting dari firewall adalah mengurangi peluang infeksi malware dan memblokirnya secara akurat. Sehingga dampak negatif dari malware tidak akan melebar ke perangkat komputer, yang tentu berdampak buruk bagi keamanan perangkat dan data kita.

Cara Kerja Firewall

Cara kerja dari firewall sendiri dibagi menjadi tiga metode untuk dapat mengontrol traffic data selama kita melakukan aktivitas keluar masuk dari jaringan internet. Berikut ini adalah cara kerja dari firewall, antara lain:

  • Melakukan Filtering (penyaringan) Paket Data, di mana pada metode ini firewall akan mengambil potongan kecil data yang akan dianalisis terhadap satu set filter. Kemudian, paket yang telah lolos dari tahap filter masuk maka akan dikirim ke sistem yang diminta pengguna. Sementara untuk paket lainnya atau yang tidak lolos akan dibuang.
  • Proxy Service, untuk metode ini firewall akan mengambil informasi dari internet yang kemudian dikirim ke sistem yang diminta. Hal ini juga berlaku sebaliknya, sehingga dapat terjadi proses yang terus berkelanjutan sesuai dengan layanan proxy service. Proxy Service berusaha menghubungkan antarjaringan yang mirip, maka sebab itu metode ini dinyatakan lebih efektif.
  • Stateful Inspection, di mana pada metode ini sistem akan membandingkan bagian-bagian tertentu dari paket dalam database yang terpercaya. Kemudian, firewall akan menentukan secara spesifik sesuai karakteristik yang telah ditentukan. Apabila perbandingan menghasilkan kecocokan yang masuk akal, maka informasi itu diizinkan masuk.

Oleh karenanya, penggunaan firewall penting untuk kelancaran bisnis Anda. Untuk menjamin keamanan transmisi data Anda pada infrastruktur cloud, Anda dapat memanfaatkan layanan cloud yang sudah terdapat firewall di dalamnya.

Sumber: CloudComputing.id

Baca juga: BAGAIMANA CLOUD COMPUTING MENDORONG PERUBAHAN DIGITAL PADA DUNIA FINTECH?