DevSecOps vs SecDevOps: Memahami Perbedaan Pendekatan Keamanan dalam Pengembangan Perangkat Lunak

News Image
Zulfi Al Hakim | 13th Juli 2026

Transformasi digital mendorong organisasi untuk mengembangkan aplikasi dengan lebih cepat melalui praktik DevOps. Namun, semakin cepat proses pengembangan berlangsung, semakin besar pula tantangan dalam menjaga keamanan aplikasi dan data. Ancaman siber yang terus berkembang membuat keamanan tidak lagi dapat ditempatkan sebagai tahap akhir sebelum aplikasi dirilis.

Dari kebutuhan tersebut lahirlah dua pendekatan yang sering menjadi pembahasan di dunia pengembangan perangkat lunak, yaitu DevSecOps dan SecDevOps. Sekilas keduanya tampak serupa karena sama-sama menggabungkan aspek pengembangan, operasional, dan keamanan. Namun, keduanya memiliki filosofi dan prioritas yang berbeda dalam menerapkan keamanan sepanjang Software Development Life Cycle (SDLC).

Secara sederhana, DevSecOps mengintegrasikan keamanan ke dalam proses DevOps yang sudah berjalan, sedangkan SecDevOps menempatkan keamanan sebagai prioritas utama yang menjadi dasar setiap keputusan dalam pengembangan dan operasional sistem.

Apa Itu DevSecOps?

DevSecOps merupakan singkatan dari Development, Security, and Operations. Pendekatan ini bertujuan menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama antara tim developer, operations, dan security.

Dalam DevSecOps, pengujian keamanan dilakukan sejak tahap awal pengembangan aplikasi dan terus berlanjut secara otomatis hingga proses deployment. Dengan demikian, potensi kerentanan dapat ditemukan lebih cepat tanpa menghambat kecepatan pengembangan perangkat lunak.

Beberapa praktik yang umum diterapkan dalam DevSecOps meliputi:

  • Static Application Security Testing (SAST)
  • Dynamic Application Security Testing (DAST)
  • Software Composition Analysis (SCA)
  • Pemindaian kerentanan container
  • Pemeriksaan keamanan Infrastructure as Code (IaC)
  • Secrets Management
  • Continuous Compliance
  • Monitoring keamanan secara berkelanjutan

Melalui otomatisasi tersebut, organisasi dapat mendeteksi dan memperbaiki celah keamanan lebih awal sehingga biaya perbaikan dan risiko keamanan dapat diminimalkan.

Apa Itu SecDevOps?

SecDevOps merupakan singkatan dari Security, Development, and Operations. Berbeda dengan DevSecOps, pendekatan ini menempatkan keamanan sebagai prioritas utama sejak awal proses pengembangan.

Dalam SecDevOps, setiap keputusan terkait desain aplikasi, pemilihan teknologi, proses deployment, hingga operasional infrastruktur selalu didasarkan pada pertimbangan keamanan terlebih dahulu.

Karakteristik SecDevOps antara lain:

  • Persyaratan keamanan ditentukan sebelum proses pengembangan dimulai.
  • Tim keamanan terlibat sejak tahap perencanaan aplikasi.
  • Risiko keamanan menjadi faktor utama dalam setiap pengambilan keputusan.
  • Proses deployment dapat ditunda hingga seluruh standar keamanan terpenuhi.

Pendekatan ini banyak diterapkan pada organisasi yang memiliki tingkat risiko tinggi, seperti sektor keuangan, pemerintahan, layanan kesehatan, maupun industri yang harus memenuhi regulasi keamanan yang ketat.

Perbedaan DevSecOps dan SecDevOps

Walaupun keduanya bertujuan menghasilkan aplikasi yang aman, terdapat beberapa perbedaan mendasar.

DevSecOps SecDevOps
Mengintegrasikan keamanan ke dalam proses DevOps Menempatkan keamanan sebagai prioritas utama
Menyeimbangkan kecepatan dan keamanan Mengutamakan keamanan meskipun proses menjadi lebih lambat
Mengandalkan otomatisasi pengujian keamanan Validasi keamanan dilakukan secara lebih menyeluruh
Keamanan merupakan tanggung jawab bersama Seluruh keputusan didasarkan pada aspek keamanan
Cocok untuk organisasi yang menerapkan Agile dan CI/CD Cocok untuk industri dengan regulasi keamanan yang ketat

Perbedaan utamanya bukan pada keberadaan aspek keamanan, melainkan pada tingkat prioritas keamanan dalam keseluruhan proses pengembangan perangkat lunak.

Kapan Sebaiknya Menggunakan DevSecOps?

DevSecOps menjadi pilihan yang tepat bagi organisasi yang ingin menjaga keseimbangan antara kecepatan inovasi dan keamanan.

Pendekatan ini sangat sesuai apabila:

  • Menggunakan metodologi Agile.
  • Memiliki proses Continuous Integration dan Continuous Delivery (CI/CD).
  • Membutuhkan otomatisasi dalam pengujian keamanan.
  • Merilis aplikasi secara berkala.
  • Ingin mendeteksi kerentanan sejak tahap awal pengembangan.

Dengan mengintegrasikan keamanan ke dalam pipeline CI/CD, proses pengembangan tetap berjalan cepat tanpa mengabaikan perlindungan terhadap aplikasi.

Kapan SecDevOps Lebih Tepat?

SecDevOps lebih sesuai diterapkan ketika keamanan memiliki konsekuensi bisnis yang sangat besar apabila terjadi kegagalan.

Pendekatan ini biasanya dipilih oleh organisasi yang:

  • Mengelola data pelanggan yang sangat sensitif.
  • Beroperasi di industri yang memiliki regulasi ketat.
  • Memiliki risiko tinggi terhadap serangan siber.
  • Membutuhkan proses audit keamanan yang menyeluruh.
  • Lebih mengutamakan kepatuhan dibanding kecepatan rilis aplikasi.

Meskipun proses pengembangan dapat memerlukan waktu lebih lama, pendekatan ini memberikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi terhadap aset digital organisasi.

Skill yang Dibutuhkan dalam DevSecOps

Baik DevSecOps maupun SecDevOps membutuhkan tenaga profesional yang memiliki pemahaman lintas bidang, mulai dari pengembangan aplikasi, operasional infrastruktur, hingga keamanan siber.

Beberapa kompetensi yang perlu dikuasai antara lain:

  • CI/CD Pipeline
  • Docker dan Kubernetes
  • Infrastructure as Code (Terraform, Ansible)
  • Cloud Computing (AWS, Microsoft Azure, Google Cloud)
  • Identity and Access Management (IAM)
  • Secure Coding
  • Vulnerability Assessment
  • Container Security
  • Cloud Security
  • Monitoring dan Incident Response

Selain kemampuan teknis, kolaborasi antartim juga menjadi faktor penting. Keamanan tidak lagi menjadi tanggung jawab tim security semata, melainkan menjadi budaya kerja yang diterapkan oleh seluruh anggota tim.

Membangun Budaya Security by Design

Baik DevSecOps maupun SecDevOps memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun aplikasi yang aman sejak awal proses pengembangan (Security by Design).

Artinya, keamanan bukan lagi aktivitas tambahan yang dilakukan menjelang peluncuran aplikasi, tetapi menjadi bagian dari setiap tahapan pengembangan. Mulai dari perencanaan, penulisan kode, pengujian, deployment, hingga operasional, aspek keamanan selalu dipertimbangkan secara berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, organisasi dapat mengurangi risiko kebocoran data, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta mempercepat respons terhadap ancaman keamanan yang terus berkembang.

Kesimpulan

DevSecOps dan SecDevOps sama-sama bertujuan meningkatkan keamanan dalam pengembangan perangkat lunak, namun keduanya memiliki pendekatan yang berbeda.

DevSecOps mengintegrasikan keamanan ke dalam proses DevOps agar pengembangan tetap cepat sekaligus aman. Sementara itu, SecDevOps menempatkan keamanan sebagai prioritas utama sehingga setiap keputusan dalam pengembangan selalu mempertimbangkan risiko keamanan terlebih dahulu.

Pemilihan pendekatan yang tepat bergantung pada kebutuhan bisnis, tingkat risiko, serta regulasi yang harus dipenuhi oleh organisasi. Apa pun pendekatan yang dipilih, membangun budaya keamanan sejak awal merupakan langkah penting untuk menghasilkan aplikasi yang andal dan terpercaya.

Siap Membangun Keahlian DevSecOps?

Tingkatkan kompetensi Anda melalui DevSecOps Training dari Btech. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktik dalam membangun pipeline CI/CD yang aman, mengelola keamanan cloud, container, Infrastructure as Code (IaC), serta menerapkan praktik terbaik DevSecOps di lingkungan enterprise.

Dapatkan gambaran lengkap (Get a Gist) mengenai DevSecOps Training di Btech sekarang juga!

📧 Email: contact@btech.id

📱 WhatsApp / Telepon: +62-811-1123-242

Artikel Berkaitan berdasarkan Kategori